Apa saja Isi Vaksin

Akhir-akhir ini vaksin menjadi hal yang ramai dibicarakan. Terutama karena dimulainya vaksinasi covid 19. Tetapi sebenarnya vaksinasi sudah ditemukan sejak tahun 1798, di mana vaksin yang pertama adalah untuk melawan penyakit cacar air.

Banyak orang yang berspekulasi tentang vaksin yang dimasukkan ke dalam tubuh. Mulai dari rumor bahwa bahan yang dimasukkan ke dalam tubuh tidak aman atau bahkan vaksin itu adalah sebuah lempengan chip yang berfungsi untuk menandai orang yang disuntik. Tentu hal ini tidak sesuai dengan kenyataannya. Jadi, sebenarnya, apa aja ya bahan vaksin yang disuntikkan ke dalam tubuh kita?

1. Antigen (Agen penyebab suatu penyakit tertentu)

Bakteri atau virus yang menjadi penyebab penyakit akan diproses terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam tubuh. Tujuannya adalah melemahkan antigen tersebut sehingga tidak menimbulkan penyakit melainkan merangsang respon imun tubuh sehingga tercipta antibody (pertahanan) yang spesifik terhadap antigen itu. Adapun berbagai tipe antigen yang digunakan sebagai vaksin, yakni:

  1. Antigen hidup yang dilemahkan. Artinya, antigen tersebut secara utuh dan hidup, diproses (dilemahkan) sehingga tidak membahayakan kesehatan penerima vaksin. Adapun yang tergolong dalam vaksin ini adalah vaksin tuberculosis (BCG), vaksin polio oral, vaksin campak, vaksin cacar air, vaksin rotavirus, vaksin yellow fever.
  2. Antigen mati. Antigen yang dimasukkan ke dalam tubuh sudah dimatikan, yang termasuk dalam vaksin ini di antaranya: vaksin polio injeksi, vaksin hepatitis A, vaksin influenza injeksi, vaksin pertussis utuh (wholecellular).
  3. Subunit antigen. Antigen penyebab penyakit diproses sehingga hanya sebagian protein pembentuk yang disuntikkan. Contoh vaksinnya adalah vaksin pertussis aseluler, vaksin Hib (haemophilus influenza type b), vaksin pneumokokus, vaksin hepatitis B, dan vaksin HPV (human papilloma virus).
  4. Zat yang dihasilkan antigen (toksoid-inactivated toxins). Zat (toksin) yang dihasilkan oleh bakteri diambil terlebih dahulu, kemudian dikondisikan dalam keadaan yang tidak dapat menginfeksi tubuh.
  5. Hasil konjugasi dengan kapsul bakteri. Contohnya: Haemophillus influenza B (Hib), Pneumonia, dan meningitis.

2. Bahan pendamping

  1. Adjuvant (zat penguat), contohnya garam alumunium (alumunium salt).
    Zat ini berfungsi untuk menstimulasi produksi antibodi orang yang menerima vaksin. Sehingga vaksin lebih lebih efektif mencegah penyakit tersebut.
  2. Pengawet, contohnya thimerosal
    Zat pengawet perlu ditambahkan dalam vaksin guna mempermudah dalam melakukan distribusi vaksin. Vaksinasi yang diproduksi tidak segera disalurkan kepada masyarakat, ada beberapa prosedur yang harus dilakukan. Karena memiliki waktu yang cukup panjang. Thimerosal saat ini sudah mulai ditinggalkan.
  3. Residu antibiotik.
    Untuk mengurangi kemungkinan kontaminasi dari pertumbuhan bakteri, digunakan zat antibiotik dalam proses pembuatan vaksin. Pada proses selanjutnya, terdapat proses di mana kandungan vaksin akan dimurnikan, sehingga kadar antibiotic di produksi akhir vaksin sangat sedikit.
  4. Zat penstabil (contohnya gula, gelatin).
    Zat ini digunakan agar vaksin tetap dalam kondisi yang baik pada saat produksi sampai distribusi.
  5. Residu protein telur.
    Telur digunakan untuk tempat perkembangbiakan beberapa bakteri yang digunakan untuk membuat vaksin. Tetapi setelah mencapai proses tertentu, telur akan dibersihkan, sehingga yang tertinggal hanya berupa residu. Maka, perlu perhatian bagi orang yang memiliki riwayat alergi berat terhadap telur agar diberikan vaksin di tempat dengan fasilitas yang lengkap.
  6. Residu formaldehida.
    Kandungan formaldehida ada di beberapa tipe vaksin karena berguna untuk dalam proses pengambilan toksin atau mendetoksifikasi toksin. Kadar formaldehida dalam produk akhir vaksin tidak membahayakan, karena melalui proses detoksifikasi.

Nah, setelah mengetahui isi vaksin, masih takutkah disuntik vaksin? Jika ada pertanyaan terkait vaksinasi, bias menghubungi kami di whatsapp Prostasia.

Admin Prostasia

Share
Published by
Admin Prostasia